Wednesday, 28 February 2018

Kopi Sekanak Kopinya Keluarga Kerajaan Melayu - Dapoer Melayoe, Tanjungpinang


Rometraveloften.com, Bintan (16/02/2018) - Tanggal merah di hari Jumat itu rasanya....puaasssss.
Jumat, Sabtu dan Minggu kali ini saya berkunjung ke pulau Bintan yang merupakan pulau terluas yang berada di Kepulauan Riau yang didalamnya terdapat dua kota yaitu Tanjung Pinang dan Bintan. Saya berniat untuk mengunjungi tempat wisata yang berada di pulau tersebut. 

Namun sebelum mengunjungi semua tempat wisata tersebut, saya harus mengisi tenaga untuk perjalanan panjang karena saya berangkat dari Batam dan berlabuh di pelabuhan Sri Bintan Pura yang terletak di kota Tanjungpinang. Untuk sampai ke Bintan membutuhkan waktu sekitar 1 jam 45 menit dengan menggunakan mobil. Kalau motor sekitar 2 jam yah guys, karena saya pernah juga naik motor dari Tanjungpinang ke Bintan memakan waktu 2 jam lebih dan saya harus bergantian mengendarai sepeda motor dengan teman saya. Sakit pinggang cuy.

Saya dan teman-teman saya singgah ke Kedai Kopi Sekanak - Dapoer Melayou untuk menyantap nasi dagang yang menjadi makanan khas Tanjungpinang. Sama seperti nasi lemak, yang membedakan adalah nasi dagang ini diberi lauk ikan tamban/ikan bilis yang dimasak pedas manis menggunakan cabai merah. Rase nak nambah kalau makan makanan sedap macam ni. FYI nasi dagang ini dijual dengan harga Rp 15.000/porsi


Nasi Dagang
Dapoer Melayoe berlokasi di Jl. Sultan Mahmud Kota Tanjungpinang. Ada satu hal yang menarik di kedai ini yaitu terdapat wallpaper yang menuliskan latar belakang dan sejarah kopi sekanak di dinding yang terletak di samping tempat duduk kami. Kopi sekanak ? apaan yah? kok unik gitu namanya. Usul punya usul ternyata kopi sekanak ini merupakan minuman khas dari Provinsi Kepulauan Riau. Kopi ini dulunya diracik untuk para tamu kerajaan pada abad ke-20. 


Wallpaper
Konsep penyajian kopi sekanak telah diterapkan sejak ratusan tahun lalu. Kopi sekanak adalah kopi Suma Oriental terakhir yang dulu hanya dapat dinikmati di Kerajaan Riau Lingga, btw kampung gue tuh.

Pada masa kejayaan kerajaan itu, kopi Suma Oriental yang disukai Laksamana Chengho ini hanya dapat dinikmati secara sembunyi-sembunyi oleh orang-orang tertentu. Konon, pada saat itu hanya para bangsawan saja yang dapat menikmati kopi yang diolah oleh para peracik rempah dari Negeri Cina nan jauh di mato itu.
Di Dapoer Melayoe, kopi sekanak menjadi sajian utama. Disajikan menggunakan cangkir porselen Tiongkok yang membuat lidah bergetar, pipi bergoyang, omg apa lagi, pokoknya semua kata indah akan terucap setelah meminum kopi ini, bagi pecinta kopi mereka akan tahu kenikmatan luar biasa dari kopi sekanak yang mengandung rempah-rempah ini. Btw kamu bak raja loh karena dapat menikmati kopi khas kerajaan ini.
Biasanya kopi ini disajikan dengan kayu manis untuk mengaduk kopi agar terasa makin sedap dan juga sepotong kue batang buruk. Awalnya saya ragu untuk memakan kue batang buruk ini, melihat bentuknya yang seperti kapur. Tapi teman saya meyakinkan saya bahwa rasa kue ini enak, hmmm and then I tasted, haha suka suuzon sih ya. Ini kue rupanya memang enak, lumer di mulut. Seperti serbuk memang jika sudah masuk mulut. Kopi ini lumayan nih harganya karena secara kopinya raja ya kan, ya gak sih? haha dan juga susunya adalah susu kambing, harga yang ditawarkan untuk secangkir kopi sekanak ini adalah Rp 35.000.
Tidak hanya itu yang menarik perhatian saya saat mengunjungi Dapoer Melayoe ini, kami juga disuguhi dengan air berwarna merah di gelas bening yang terlihat seperti sirup. Lantas saya bertanya kepada penjualnya "Mbak ini apa ya, sirup merah?" lalu dia menjawab "bukan kak, itu aer sepang". Aer itu air ya guys, hehe logat melayu guys. Nah itu dia "Air Sepang". apa lagi itu ? Air sepang adalah air berwarna merah yang tidak berasa alias hambar yang berfungsi untuk menetralkan tubuh sebelum memulai makan, kayak detoks gitu kali ya. Unik nih, kirain tadi manis, saya sudah semangat minum, eh ternyata tawar. Untung aja manfaatnya luar biasa, jadi telen aja dah sampai habis.


Air Sepang
Lalu untuk dessert kami memesan kue lupis/lopis. Nama kue lupis mungkin sudah tak asing lagi di telinga kita. Kue yang merupakan jajanan tradisional khas Indonesia ini cukup populer bagi masyarakat Indonesia. Kue lupis merupakan kue nusantara yang terbuat dari ketan dengan ciri khas berbentuk segitiga, bertekstur agak kenyal/legit dan disiram dengan sirup gula merah. Harga kue ini cukup terjangkau, hanya Rp 3.000/buah. Sudah murah, enak lagi, Nikmat Tuhan mana yang kamu dustakan.
Kue Lupis
Selain makanan khas melayu seperti yang sudah saya sebutkan di atas, Dapoer Melayoe juga menyediakan aneka oleh-oleh khas Tanjungpinang. Kedai ini dibangun di teras rumah, bahkan toko oleh-oleh berada di dalam rumah guys, unik ya. Jiwa pengusaha banget ya yang punya rumah. Yuk kalian yang penasaran pada cobain langsung, yakin deh gak akan nyesel.


Toko Oleh-Oleh Dapoer Melayoe
Saya juga membuat vlog saat mengunjungi Dapoer Melayoe ini. Yuk silahkan ditonton. dibawah ini atau kalian bisa lihat di kanan postingan ini semua video yang pernah saya buat ter-embed  so kalian cukup klik dan bisa nonton langsung deh.




Kedai Kopi Sekanak - Dapoer Melayoe

Address: 
Jl. Sultan Mahmud No.11, Tj. Unggat, Bukit Bestari, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau 29122

Opening Hours: 
07:30 AM - 11:00 PM 


Phone: 
0812-7006-0098

28 comments:

  1. Pake susu kambing, rasanya jadi eneg ga sih? Pengen coba. Tapi takut muntah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enak kak gak enek, lebih kental gitu sih, creamy banget

      Delete
  2. wow, Aku cop nasi dagang sama lupisssss, ya ampunnn meleleh aek liurrr, cuss lah kapan kesana lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha kenak cop, yaudah nasi dagang sama lupisnya buat abg, nanti kita beli ya

      Delete
  3. Wooow, aku yg org pinang aj blm pernah nyobain malah org batam duluan. Hihihihihiiii

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha cobain gih enak euy, maknyos

      Delete
  4. Bikin laper hari kamis aja Roma ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha iya yah puasa ya haduh maafkan, tapi kalo main ke Tanjungpinang jangan hari senin sama kamis bang biar bisa nyicipin

      Delete
  5. sedap yes besok-besok kalau kesana dicicip wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jom ke sana kita, makan puas puas

      Delete
  6. Replies
    1. Nasi dagang nya sedap tu. Boleh boleh

      Delete
    2. boleh kite icip bang sedapnye

      Delete
  7. jadi pengen ngopiii. yok kita ngopi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Woy Udah Pada NGOPI Belum,DIEM DIEM BAE NGOPI NGAPA NGOPI haha

      Delete
  8. Aku yg org pinang aja blm nyobain atuh beb :( kamu udah nyampe sana aja. ayuk tar kesana bareng yaaa.. enak2 semua agaknyaaaa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha kamu nih, yuk cobain. aku suka lupisnya enak

      Delete
  9. Kopinya enak kayaknya, apalagi kalo dikacaudikacau-kacau pake kayu manis ya min?

    ReplyDelete
  10. kue lupis nya bikin ngiler kali roma

    ReplyDelete
    Replies
    1. kue lupisnya maknyos de, maknyos cuy haha

      Delete
  11. Ajak aku kesini dong, enak banged kayaknya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayok ayok kita ke sana cit, hati2 gendut aja

      Delete
  12. tertarik sama lupisnya....kuliner tradisional yang tak membosankan

    ReplyDelete
  13. lupisnya itu kak enak banget, kalo gak mikirin badan makan puas2 haha

    ReplyDelete